Puasa merupakan ajaran yang dimiliki semua agama atau paham yang lain. Setiap agama memiliki cara tersendiri dalam menjalankan puasa. Puasa secara Islam bukan bertujuan untuk kepentingan atau terdensi tertentu, puasa cara Islam hanya untuk mendapatkan Keridlaan Allah semata.
Banyak tips-tips manusia agar SUKSES dalam berpuasa, akan tetapi kebanyakan tips tersebut hanyalah bertujuan agak KUAT berpuasa, sekali lagi agar KUAT dan selalu dalam kondisi FIT saat berpuasa. Padahal, kita semua tahu bahwa kesuksesan berpuasa tentunya bukan bagi siapa yang kuat maka dia menang, akan tetapi siapa yang ber-Taqwalah yang bakal beruntung.
Karena KEKUATAN yang menjadi kunci keberhasilan dalam berpuasa, banyak produsen makanan dan minuman bahkan obat-obatan yang memanfaatkan kekeliruan cara pandang orang tertang puasa tersebut. Apakah gunanya kita kuat berpuasa jika kita memakai dopping makanan atau minuman suplemen. Bahkan sebagian orang bangga telah dapat menyelesaikan puasanya di saat mereka bepergian, yang sebenarnya mendapat rukhsah atau keringanan dari agama untuk tidak berpuasa. Hal ini menunjukkan bahwa orientasi puasa adalah kekuatan, bukan ketaqwaan.
Marilah kita kembalikan ajaran Islam pada petunjuk yang telah ditetapkan Allah, Tuhan sekalian alam, yakni al-Quran dan Sunnah Nabi-Nya. Sungguh berbahagia orang yang mendengarkan petunjuk dan mengikutinya.